Senin, 05 Desember 2016

Sebuah Puisi | Ajari Aku Cinta

Ajari aku cinta
Yang menghadirkan ketenangan disetiap langkahnya
Tanpa perlu takut terjatuh dalam luka
Menggores perih dalam isak tangis dan airmata

Ajari aku cinta
Yang menghadirkan kehangatan dalam setiap peluknya
Menggenggam erat jemari saat hati mulai goyah
Berbisik pelan "Aku akan selalu disini menemanimu"

Ajari aku cinta
Yang menghadirkan kebahagiaan mengabadi
Tak lekang oleh waktu yang terus melaju
Sampai kita menua bersama bahkan menutup mata

Ajari aku cinta
Yang menghadirkan ketulusan yang suci
Tanpa pernah saling menyakiti hati
Ataupun sengaja pergi tanpa permisi

Ajari aku cinta
Yang berlandaskan iman dalam dada
Saling mengingatkan dalam takwa
Menuntunku menuju cahaya Syurga


Depok, 05 Desember 2016

Jumat, 18 November 2016

Puisi Rindu

Malam ini...
Aku ingin menuliskan sebuah puisi
Mengiringi gemuruh rasa rindu yang slalu ada
Teruntuk kamu...
Yang slalu ada dihatiku hingga saat ini

Merindukanmu adalah kejujuran yang terbantahkan
Entah kau pun merasakannya atau tidak
Kini aku sangat merindukanmu
Rindu sebenar-benarnya rindu

Melalui semilir angin dipekatnya malam tanpa rembulan yang bersinar
Aku menitipkan salam rinduku untukmu
Semoga salamku tersampaikan ke relung hatimu yang paling dalam
Aku merindukanmu dan kini semakin merindukanmu

Teruntuk seseorang yang teramat sangat kurindukan
Cirebon, 18 November 2016

Minggu, 29 Mei 2016

Soal Error Analysis If Conditional Sentences

  1. 1. If we had left the house earlier, they……………….(be; negative) so late getting to the ship.
  2. 2. If I finish the assignment before Saturday, I………………..(submit) it to my lecturer.
  3. 3. If I had seen the concert, I………………..(tell) you about it last night.
  4. 4. Had Juki not interfered in his brother’s marital problems, there…………………(be) peace between them.
  5. 5. She would give you the money if she……………………(have) it.
  6. 6. They would call you immediately if they………………….(need) help.
  7. 7.Had my mother arrived at the sale early, she……………….(find) a better dress.
  8. 8. If you have enough time, please…………………..(clean) your room before you go to school.
  9. 9. They could go for a drive if today…………………(be) Sunday.
  10. 10. If I win the prize, it will be because I………………………(write) very well.
  11. 11. If your sister………………….(buy) that chocolate for you, will you be happy?
  12. 12. If she…………………..(decide) earlier, she could have left on the morning flight.
  13. 13. Had I known his address, I…………….(write) him a letter.
  14. 14. If the roofer doesn’t come soon, the rain………………………(leak) inside.
  15. 15. My cat always sleeps if it……………………(watch) drama on TV.
  16. 16. If you………….(see) John tonight, please ask him to call his mother.
  17. 17.If I……………(do) a good job, I would get the raise.
  18. 18. My lecturer will not accept my work if I…………….(submit) it in late.
  19. 19. If we had known her, we……………………(talk) to her.
  20. 20. They would understand it if you……………….(explain) it to them more slowly.
  21. 21. I……………..(rich), I would travel around the world.
  22. 22. She would have understood her English teacher if she………………(speak) slowly.
  23. 23. If my headache disappeared, I……………………(play) tennis this morning.
  24. 24. If today………………….(be) Sunday, we could go to the beach.
  25. 25. We……………….(go) tonight if we didn’t have to study.
  26. 26. If the fireman hadn’t arrived earlier, they…………………(save; negative) the house.
  27. 27. Peter……………..(pass) the examination if he studied well.
  28. 28. Roni could win the competition if he…………………(practice) more.
  29. 29. We wouldn’t know that our parents came if my teacher………………..(tell; negative) us.
  30. 30. Don’t expect too much if you………………(want) to be happy.
  31. 31. Had I known that Desti was a liar, I………………(tell) my secret.
  32. 32. If she………………(know) there was a test, she would have prepared for it well.
  33. 33. We……………..(do) our work if our computer had not broken down.
  34. 34. If he…………….(be) more confident during the interview, he might have the job he wanted.
  35. 35. They would have lost their bag if they…………………..(leave) it in the hotel.


Jawaban:
  1. would not have been
  2. can submit
  3. would have told
  4. would have been
  5. had
  6. needed
  7. would have found
  8. clean
  9. were
  10. write
  11. buy
  12. had decided
  13. would have written
  14. leaks
  15. watches
  16. see
  17. did
  18. submit
  19. would have talked
  20. explained
  21. were
  22. had spoken
  23. could play
  24. were
  25. would go
  26. would not have saved
  27. would pass
  28. practiced
  29. did not tell
  30. want
  31. would not have told
  32. had known
  33. had done
  34. were
  35. had left

Kamis, 28 April 2016

Tugas 2 Bahasa Inggris Bisnis 2 - Article About Management (Simple Past Tense & Present Perfect)

The Foods and Beverages Merchants in Jabodetabek Lost Their Income Until Rp 200 billion

Bad weather that hit several regions in Indonesia is large enough to impact the food and beverage industry in this country. For only the Jabodetabek area, the floods predicted suppress the turnover to 25 percent.
Chairman of the Food and Beverage Association of Indonesia (Gapmmi). Adhi Lukman explained, a decrease of revenue is due to the difficulty of the distribution of products from the factory to the market because of the flooding block. Thus, it spreads on the decline in consumption. 
As an overall result, Adhi estimated the food and beverage industry in Jabodetabek lost the income until Rp 200 billion per day. “In the normal situation, the income in each day for this region reached USD 800 billion,” he said on Tuesday (01/21/2014).
It is not only the distribution to the consumer, food and beverage manufacturers must also bear the losses due to the distribution of raw materials from the another region which also faltered.
For example, the transportation of fresh fruit and meat from Central Java, currently takes up to four days. Though, it usually takes only a half day. “Whereas within five days, the fresh raw materials will rot in about 50 percent” he said.
            It hasn’t counted yet the losses because the factory could not be operated due to workers who could not get in because of flooding, or because there is no electricity supply due to outages by PLN in some areas.

Despite the losses is in sight, according to Adhi, manufacturers of foods and beverages will not raise their selling prices. Because this problem is only temporary.

Simple Past Tense
Rumus Kalimat Positif:
subject + Kata Kerja Bentuk ke – 2
Rumus Kalimat Negatif :
subject + did + not + Kata Kerja Bentuk ke – 1
Rumus Kalimat Tanya:
Did + subject + Kata Kerja Bentuk ke – 1
Pengecualian: Ketika Predikat suatu kalimat bukan kata kerja, maka pengganti kata kerja tersebut adalah was (I, she, he, it) dan were (we, you, they).
Kapan kita memakai Simple Past Tense?
Kita memakai Tense ini untuk membicarakan tentang satu perbuatan yang terjadi di masa lampau.
Perhatikan contoh kalimat berikut:
+) They were student last year
(mereka pelajar tahun lalu)
-) they were not student last year
(mereka bukan pelajar tahun lalu)
?) were they student last year?
(apakah mereka pelajar tahun lalu?)
Present Perfect Tense
Rumus:
subject + have + past participle (Kata Kerja Bentuk ke-3)
Tense ini digunakan untuk:
• Pengalaman
• Perubahan
• Situasi Yang berkelanjutan
Atau untuk menunjukan suatu peristiwa yang selesai pada waktu yang singkat (baru selesai)
Perhatikan contoh-contoh kalimatnya berikut ini:
+) they have met me
(mereka sudah menemui saya)
?) have they met me?
(apakah mereka sudah menemui saya?
-) they have not met me
( mereka belum menemui saya)
Present Perfect Continuous Tense
Rumus:
subject + have / has + been + K.Kerja + ing
Kita menggunakan Tense ini untuk menjelaskan:
• Satu kejadian/kegiatan yang baru saja berlangsung
• Satu perbuatan yang berlangsung hingga sekarang (pada saat bicara masih terjadi)
Perhatikan contoh kalimat berikut:
+) They have been playing football
(Mereka telah sedang bermain sepakbola)
-) They have not been playing football
(merka telah tidak sedang bermain sepakbola)
?) have they been playing football?
( Apakah merka telah sedang bermain sepakbola?)


Jumat, 22 April 2016

Tugas Softskill B. Inggris Bisnis 2

Soal Subject Verb Agreement

Multiple Choice
1. Septina and I … baking sponge cakes at this time yesterday.
A. Were
B. Was
C. When
Answer: "Were : Dua atau lebih subjek yang dihubungkan dengan AND menggunakan plural verb."
2. Whether to buy or rent a house … an important financial question.
A. Am
B. Is
C. Are
Answer: "Is : Dua atau lebih singular subjek dihubungkan dengan OR menggunakan singular verb."
3. … Tika or her co-workers sleep at work.
A. Do
B. Does
C. Doesn't
Answer: "Does : Verb disesuaikan dengan compound subjek (menggunakan OR) yang terdekat posisinya dengannya, apakah singular atau plural."
4. Physics … been my favorite subject since I was 15 years old.
A. Have
B. Has
C. Had
Answer: "Has : Cabang keilmuan dengan ending -ics bermakna singular sehingga diikuti singular verb."
5. Mumps usually … through saliva.
A. Spreads
B. Spread
C. Spred
Answer: "Spreads : Nama penyakit dengan ending -s seperti measles atau mumps bermakna singular sehingga menggunakan singular verb."
6. My shears … sharp enough.
A. Aren't
B. Are
C. Has
Answer: "Aren’t:  Subject berupa benda dengan dua bagian pada satu kesatuan membutuhkan plural verb."
7. Eighty percentage of his furniture … old.
A. Are
B. Am
C. Is
Answer: "Is : Noun setelah “… percentage of” (fractional expression) menentukan apakah diikuti oleh singular atau plural verb."
8. There … many ways to say “thank you”.
A. Are
B. Am
C. Is
Answer: "Are : There bukan subject. Subject muncul seteah verb to be, yaitu: ways. Verb to be disesuaikan dengan subject, apakah singular atau plural."
9. One of her cats … like tuna.
A. Do
B. Doesn't
C. Does
Answer: "Doesn’t : Verb disesuaikan dengan subject (one), bukan prepositional phrase diantaranya."
10. The central office manager, along with his two assistant, … left the room.
A. Had
B. Has
C. Have
Answer: "Has :  “along with” digunakan bersama subjek tanpa menambah jumlah."

Error Analysis
1. Indefinite pronouns seperti anyone, everyone, someone, no one, nobody selalu dianggap singular, maka dari itu memerlukan singular verbs.
Everyone has done his or her homework.
Somebody has left her purse.
Beberapa indefinite pronouns — seperti all, some — bisa dianggap singular atau plural tergantung pada apa yang diacu. (Apakah yang diacu tersebut termasuk kata benda countable atau uncountable). Perlu ketelitian dalam memilih verb untuk pronoun seperti tersebut di atas.
Some of the beads are missing.
Some of the water is gone.
Sebaliknya, ada satu indefinite pronoun, yaitu "none", yang dapat dianggap singular atau plural; kita bisa menggunakan baik singular atau plural verbs untuk pronoun ini — kecuali ada hal lain dalam kalimat yang dapat menentukan jumlahnya. (Penulis pada umumnya menganggap "none" mempunyai arti yang sama dengan "not any" dan akan memilih plural verb, seperti pada "None of the engines are working," akan tetapi apabila ada hal yangmembuat kita menganggap "none"  berarti "not one", kita gunakan singular verb, seperti pada "None of the food is fresh.")
None of you claims responsibility for this incident?
None of you claim responsibility for this incident?
None of the students have done their homework. (In this last example, the word their precludes the use of the singular verb.

2. Beberapa indefinite pronouns berpotensi membingungkan.Everyone and everybody terdengar atau terasa seperti lebih dari satu orang, oleh karenanya para siswa biasanya terjebak menggunakan plural verbs.Meskipun demikian, everyone dan everybody selalu singular. Each biasanya diikuti oleh prepositional phrase yang diakhiri dengan plural word (Each of the cars), hal seperti ini thus membingungkan dalam pemilihan verb yang akan digunakan. Each, juga selalu dianggap singular dan memerlukan singular verb.
Everyone has finished his or her homework.
Kita bisa mengucapkan, "Everybody is here." hal ini berarti kata tersebut singular dann tidak ada yang akan mengubahnya
Each of the students is responsible for doing his or her work in the library.
Jangan sampai kata "students" membingungkan anda; subyek dalam kalimat tersebut adalah each, sedangkan each selalu dianggap singular.
3. Frase seperti together with, as well as, dan along with tidak sama dengan and. Frase yang didahului dengan as well as or along with memodifikasi kata di depannya (dalam hal ini mayor), akan tetapi kata tersebut tidak menggabungkan subyek-subyeknya (sepertifungsipada kata and).
The mayor as well as his brothers is going to prison.
The mayor and his brothers are going to jail.
4. Pronouns neither and either selalu dianggap singular dan memerlukan singular verbs meskipun kelihatannya mengacu pada dua hal.
Neither of the two traffic lights is working.
Which shirt do you want for Christmas?
Either is fine with me.
Dalam penulisan informal, neither and either kadang memerlukan plural verb ketika pronoun-pronoun tersebut diikuti oleh prepositional phrase yang diawali dengan of. Oleh sebab itu, bentuk kalimat interrogative berikut ini benar"Have either of you two clowns read the assignment?" "Are either of you taking this seriously?" Burchfield menyebut fenomena bahasa ini sebagai "a clash between notional and actual agreement."*
5. Kata sambung or tidak menggabungkan subyek yang mendahului dan mengikutinya (seperti fungsi pada kata and) ketika nor atau or digunakan, subyek yang lebih dekat pada verb yang digunakan untuk menentukan single atau plural nya.
Either my father or my brothers are going to sell the house.
Neither my brothers nor my father is going to sell the house.
Are either my brothers or my father responsible?
Is either my father or my brothers responsible?
6. Kata there dan here tidak bisa berfungsi sebagai subyek.

There are two reasons [plural subject] for this.
There is no reason for this.
Here are two apples.
Dengan susunan kalimat seperti yang dapat kita lihat pada contoh di atas (disebut expletive constructions), subyek muncul setelah verb, akan tetapi tetap digunakan untuk menentukan single atau plural nya.
7. Verbs dalam present tense subyek orang ketiga tunggal (he, she, it kata lain yang bisa digantkan oleh pronoun tersebut) berakhiran -s.
He loves and she loves and they love_ and . . . .
8. Terkadang modifiers berada di antara subject dan verb, akan tetapi modifiers ini tidak mempengaruhi subject - verb agreement.
The mayor, who has been convicted along with his four brothers on four counts of various crimes but who also seems, like a cat, to have several political lives, is finally going to jail.
9. Terkadang nouns mempunyai bentuk yang aneh dan dapat membuat kita bingung sehingga berpikir bahwa bentuknya adalah singular. Kata-kata seperti glasses, pants, pliers, and scissors are regarded as plural (and require plural verbs) unless they're preceded the phrase pair of (in which case the word pair becomes the subject).
My glasses were on the bed.
My pants were torn.
A pair of plaid trousers is in the closet.
10. Beberapa kata berakhiran -s dan kelihatannya seperti plural, padahal sebenarnya mempunyai bentuk singular.
The news from the front is bad.
Measles is a dangerous disease for pregnant women.
Sebaliknya, beberapa kata berakhiran -s mengacu pada benda tunggal, akan tetapi dianggap plural.
My assets were wiped out in the depression.
The average worker's earnings have gone up dramatically.
Our thanks go to the workers who supported the union.
Nama klub / tim olahraga yang tidak berakhiran dengan -s membutuhkan plural verb: the Miami Heat have been looking … , The Connecticut Sun are hoping that new talent … .
11. Fractional expressions seperti half of, a part of, a percentage of, a majority of terkadang singular dan plural, tergantung pada artinya. Penjumlahan dan hasil dari proses matematika dianggap singular. Ungkapan "more than one" (oddly enough) bisa membutuhkan singular verb: "More than one student has tried this."
Some of the voters are still angry.
A large percentage of the older population is voting against her.
Two-fifths of the troops were lost in the battle.
Two-fifths of the vineyard was destroyed by fire.
Forty percent of the students are in favor of changing the policy.
Forty percent of the student body is in favor of changing the policy.
Two and two is four.
Four times four divided by two is eight.
12. Apabila kalimat anda menggabungkan subyek positif dan negatif, dan salah satu subyek singular dan yang satunya plural, verb harus mengacu pada subyek yang positif.
The department members but not the chair have decided not to teach on Valentine's Day.
It is not the faculty members but the president who decides this issue.
It was the speaker, not his ideas, that has provoked the students to riot.
13. The little girl spoke so quiet that I could hardly hear her.
             A                           B                   C                       D
The little girl spoke so quiet that I could hardly hear her. (adjective – adverb form)
. . . soquietlythat . . .

14. Each driver should check the oil level in their car every three months.
                           A          B                               C            D
Each driver should check the oil level in their car every three months. (pronoun-antecedent agreement)
S= dianggap tunggal
. . . in his or her car . . .

15. I hated to ask Anita, whom is a very stingy person to lend me money.
           A                             B                      C                      D
I hated to ask Anita who is a very stingy person to lend me money. (commas nonessential interrupter)                                          kikir
. . . Anita,who is a very stingy person ,to . . .


Senin, 21 Maret 2016

Titip Satu Rindu

Allah...
Titip satu rinduku untuknya
Kala malam semakin sunyi
Dan semua insan larut dalam mimpi
Biarkan angin menyampaikannya melalui bisikan hati
Tentang rindu yg tiada terperi
Tentang cinta yg berbalut doa suci
Untukmu...
Yang jauh disana...

21.50 WIB
Depok, 19 Maret 2016

Aku dan Kamu



Ada serangkaian kisah yg panjang
Hingga aku dan kamu menjadi "Kita"

Teruntuk kamu...
Iya kamu.... 😂

Izinkan aku mencintaimu dengan cara yg sederhana
Karena kebahagiaan itu sendiri sangatlah sederhana
Karena pengorbanan2 kecil yg sederhana pun mampu memberikan kebahagiaan besar untuk kita

Aku suka kamu apa adanya
Aku suka cara kamu yang sederhana
Aku suka smua yang ada pada dirimu

Maka...
Izinkanlah aku mencintaimu dengan sederhana
Sesederhana kehidupan Rasullullah
Sesederhana kisah cinta Fatimah & Ali

Semoga kelak aku dan kamu menjadi "kita"
Seutuhnya.... ☺☺☺

20.38 WIB
Depok, 18 Maret 2016

Kamis, 14 Januari 2016

Istana Impian

Hanya istana sederhana….
Yang berpondasi kekuatan cinta
Berdiri tegak, setegak tiang-tiang agama
Teduh, seteduh naungan kasih sayang
Saling menumbuhkan rasa cinta karena Ilahi semata

Di balik tirai rahasia cinta
Aku menunggumu dalam diam
Berharap uluran tanganmu kan menarik tanganku tuk berlari
Menuju istana impian kita yang sederhana
Melahirkan mujahid-mujahidah muda kebanggaan agama
Untuk meneruskan risalah dakwah kita


Secret Admirer

Tentang sang pengagum rahasia
Mungkin hanya dalam diam hati ini bicara
Membisikan kata bahwa aku suka
Aku suka kesederhanaanmu dalam diam

Salahkah bila aku mengagumimu rapat-rapat??
Menjadi rahasia yang entah kapan terungkap
Hanya dalam do’a namamu terangkai & kuucap
Ya Allah jika dia jodohku maka dekatkanlah
Tapi, bila dia bukan jodohku…
Bantu aku untuk perlahan-lahan mengikhlasnya
Sadarkan aku bahwa dia buka jodohku



Karawaci, 25 Maret 2014


Tentang Cinta

Cinta adalah fitrah sebuah rasa
Menjelma nyata meski tampak kasat mata
Tersimpan rapi dikedalaman hati manusia
Karena sejatinya ia benar-benar ada

Saat perangkap fatamorgana menelisik jiwa
Kepalsuan cinta berbalut nafsu mengelabui makna
Ada apakah dengan iman yang semakin dahaga dirongga dada???
Akankah kita semakin jauh dari-NYa???

Hingga akhirnya kitapun tersadar
Cinta ini hanya balutan nafsu dunia
Cinta ini bukan karena Allah semata
Cinta ini telah menjauhkan kita dari-Nya

Allah, dalam bait do’a kami meminta
Maaf untuk segala kekhilafan cinta yang tak terjaga
Tuntunlah langkah kami agar bisa saling menjaga
Agar tujuan murni dari cinta ini bisa tercipta
Yaitu mengharap ridha Engkau Semata



Karawaci, 7 April 2014

ALIF “Alfabet of Life”


A for ALIF Life’s
Prolog
            Assalamu’alaykum Wr.wb. Hai kenalin nama gue Alif, sesuai dengan judul film dalam serial ini. ALIF “Alfabet of Life”.
            Gue adalah mahasiswa tingkat akhir jurusan Teknik Informatika disebuah kampus yang berlebel World Class University yaitu “Universitas Gunadarma Tercinta.” (Alif memndang langit sambil nunjuk-nunjuk seolah-olah ada UFO yang berbentuk LOVE).
            Alfabet of Life, dari 26 huruf akan menjelma menjadi serangkaian kisah dalam lembaran hidup gue. Inilah serangkaian kisah tentang perjalanan hijrah gue hingga akhirnya bisa berkecimpung dijalan dakwah. Bahagia (Emot tertawa), sedih (emot murung), bersyukur (emot terberkati), terharu (emot senyum tulus), pengen nangis (emot nangis), pokoknya campur aduk yang gue rasain disini, yaa dijalan ini, dijalan cinta para pejuang.
            Dan gue Alif... Telah bertekad sekuat baja (mengepalkan tangan) akan terus belajar memberbaiki diri dalam menggapai keridoan-Nya.
            Alfabet of Life, inilah hidup yang benar-benar hidup. Inilah pengorbanan yang benar-benar pengorbanan. Inilah perjuangan yang benar-benar perjuangan. Dan inilah cinta yang benar-benar cinta. (Dengan nada semangat berapi-api yang penuh cinta).
Dan... inilah ALIF...
Latar: Kampus H
Monolog:
            Sobb, setiap manusia pasti punya kisah hidupnya masing-masing. Sekecil apapun nikmat dan musibah dalam hidup kita, itu semua gak ada yang sia-sia. Semua pasti ada hikmahnya. Termasuk, tertusuk duri sekalipun. Ahhh duri... akankah hati inipun ikut tersayat-sayat oleh sayatannya yang tajam.... Ahh Duri...
Adegan 1 :
Alif memegang mawar dan tertusuk duri.
Alif: coss... Awww... adududuh... sakit sakit... perihnyatuh disinih (Kesakitan sebentar lalu ngemut jarinya yang berdarah)
~Tampilkan petikan hadist: “Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, melainkan ditetapkan baginya dengan sebab itu satu derajat dan dihapuskan pula satu kesalahandarinya.” (HR. Muslim no. 2572)
Adegan 2:
Monolog:
            Ga terkecuali gue, mahasiswa perantauan yang baru mulai kuliah di universitas swasta. Memulai hidup baru sebagai penghuni kostan. Bersiap menghadapi indomie diakhir bulan, bahkan kadang harus puasa Nabi Daud untuk menghemat kantong yang pas-pasan.
            Punya nama yang islami bukan sebuah kebetulan. Abi Ummi berharap gue bisa menjadi pahlawan untuk agama dan menegakkan kebenaran. (Dengan penuh semangat membara laksan Muhammad Al-Fatih sedang berorasi dimedan jihad).
            Sebelum kenal dakwah, mungkin gue adalah orang terpolos yang dipolos-polosin atau memang gue polos beneran. (Pura-pura sok polos).
            Oh iya gue punya kisah lucu nih, pas pertama kali gue terlibat didunia dakwah ini. Temen gue nitip salam, dan gue bingung maksudnya apa.
Luki: Lif , mau kemana lo?
Alif: “Mau kemasjid bro.”
Luki: “Gue titip salam ya.”
Alif: “ Oke bro...” (sambil berlalu pergi meninggalkan Luki yang masih nyeruput Es Teh Manisnya).
            Sesampainya dimasjid....
Alif: “Eh tadi si Luki titip salam buat siapa ya ngomong-ngomong?”. (Alif bergumam dalam hati sambil mikir sampai alisnya mengkerut kayak marmut).
            Akhirnya.....
Alif : “Assalamu’alaykum bang ada titipan salam nih dari Luki.”
Bang XL: “Wa’alaykumsalam Warahmatullah Wabarokatuh.” (Menjawab salam dengan semangat kayak da’i cilik di Tv-tv, sesaat kemudian bengong sambil mikir) “Sejak kapan ya gue punya temen namanya Koki ehh Luki.”
            Alif mulai celingukan gak jelas sambil muter-muter kayak orang linglung. Hampir semua penghuni diteras masjid sudah dia salamin satu-satu.
Alif: “Aduh, kalo sebanyak ini mah gak mungkin gue salamin satu per satu semuanya.” (Raut mukanya keliatan makin mumet).
            Oke, saatnya beraksi....
Alif : “Tes tes tes... satu dua tiga... dicoba dicoba...”
            Assalamu’alaykum Wr.Wb bapak-bapak, ibu-ibu, abang-abang, emas-emas, mbak-mbak, teteh-teteh dan semuanya yang ada disini. Ane berdiri disini ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting. Amanah yang harus pertanggung-jawabkan dari sohib ane tercinta. Beliau menitipkan salam untuk kalian semua. Berhubung penghuni masjid ini terlalu banyak dan tidak mampu saya salamin satu per satu, maka ane putuskan untuk diumumkan melalui pengeras suara ini. Cukup sekian dari ane, mohon maaf lahir dan batin. Wassalamu’alaykum Wr.Wb.
Hadirin: “Wassalamu’alaykum Wr.Wb.
            Sementara itu Luki yang sedang minum Es Teh Manis langsung keselek es batu dan batu-batuk mau muntah...
Luki: “Lu emang sohib gue yang paling amanah Lip.” (Menggumam sendiri sambil tepok jidat ratusan kali).
Alfabet of Life... Dan inilah kisah hidup gue...
ALIF (Zoom ke kacamata)
Alif: “Welcome to the jungle guys.”
Adegan 3:
Monolog: Siang itu, Alif berjalan menelusuri koridor kampus H. Saat itu angin berhembus sepoy-sepoy. Saat sedang asiknya melihat halaman sekitar, tanpa sengaja Alif bertabrakan dengan salah satu akhwat yang sedang berjalan tergesa-gesa membawa setumpuk buku yang lumayan tebal.
“BRUKKK!!!!.” (Terdengar suara buku yang jatuh berserakan).
Alif: “Upzz... sorry sorry gue ga sengaja.” (Dengan muka penuh salah)
Akhwat : Tak apa kok, ane juga yang salah. Gak hati-hati.” (Buru-buru mengambil buku-bukunya yang jatuh dan langsung melengos pergi tanpa sepatah katapun).
Alif menggaruk-garuk kepalanya yang enggak gatel sama sekali. Eitsss, ada sesuatu yang tertinggal milik akhwat misterius tersebut pemirsa. Sebuah buku, semacam catatan penting....
Alif: Deggg... (Tiba-tiba jantung Alif berdebar kencang serasa mau copot, langit mendadak hitam bergemuruh laksana halilintar menyambar).
Tertulis.....
CATATAN TAGIHAN HUTANG
UANG KAS ADK FARIS
$$$$$$$#####%%%%$$$$$$$
Bersambung ke Episode berikutnya B for Baper Because Hutang.

See u Next Episode ^^

Rabu, 13 Januari 2016

Film Tausiyah Cinta, Solusi Tepat Untuk Jones bin Baper



Senin 11 Januari 2016, Komunitas Pecinta Film Islami atau biasa disingkat KOPFI menggelar acara Nonton Bareng di Plaza Depok 21. Acara ini dimulai dengan meet and great pukul 19.00 WIB yang menghadirkan  tokoh utama TC yaitu Ressa Rere. Kemudian dilanjutkan dengan nobar pukul 20.30 WIB. sampai dengan selesai.

Ressa Rere mengaku sangat bersyukur sekali kepada Allah SWT. yang telah memberinya kesempatan menjadi salah satu pemeran utama film Tausiyah Cinta. Selain merasa senang ada juga rasa tanggung jawab juga yang harus dia terapkan. Agar menjelma menjadi sosok yang mampu menginspirasi muslimah lainnya.

Pesannya khusus teman-teman yang jones bin baper "Pastinya bukan jomblo ngenes yang bawa perasaannya ya." Ujarnya sambil tersenyum lebar. "Jones bin baper ini maksudnya jomblo happiness yang membawa perubahan". Jadi, daripada galau mikirin jodoh misalnya atau memikirkan sesuatu yang kita inginkan ternyata tidak Allah berikan, mending kita back to Qur'an, kembali lagi ke Al-Qur'an dan pahami kandungannya. Insya Allah kita dekat dengan Allah SWT. Pesannya lagi untuk muslim dan muslimah yang sudah siap nikah, "Jodoh itu cerminan dari diri kita, kalau kita ingin jodoh kita sholeh, maka kita harus mensholehkan diri kita. Insya Allah dengan menonton film ini kita akan lebih belajar menerima takdir." Ujarnya lagi sebelum akhirnya dikerubungi fans akhwat yang meminta foto bersama.

Habibi selaku panitia dari tim KOPFI menuturkan bahwa tujuan utama dari diadakannya nobar ini adalah untuk mendukung film-film islami, film baik, syarat akan moralis, menasehati dan menginspirasi. Maka dari itu KOPFI menjembatani masyarakat untuk menonton film-film baik, salah satunya Tausiyah Cinta ini. Bagi KOPFI sendiri menjadi mediasi masyarakat untuk menyaksikan dan mendukung film-film seperti ini adalah salah satu ikhtiar dari Fastabiqul Khoirot. "Harapan kedepannya, semoga film-film islami, film-film moralis akan selalu menghiasi layar bioskop bahkan bisa menjadi inspirasi yang dicari-cari oleh masyarakat, khususnya warga Depok. Juga menjadi mediasi yang mendidik bagi para pemuda yang kebanyakan menjadi konsumen dari suatu film. Untuk planning selanjutnya insya Allah nobar didetos akan segera menyusul." Sukses selalu untuk KOPFI dan Tausiyah Cinta dalam menggerakkan film dakwah.

Media Center FSLDK Jadebek

Script Skenario ALIF (Alfabet of Life)

Prolog

Assalamu'alaykum Wr.Wb
Hai nama gue Alif, sesuai dengan judul dalam serial film ini. ALIF (Alfabet of Life). Gue ini mahasiswa tingkat akhir jurusan teknik informatika disebuah kampus yang berlebel World Class University yaitu "Universitas Gunadarma tercinta". 💖💖💖💖💖💖💖
Alfabet of Life, adalah serangkaian kisah tentang perjalanan hijrah gue hingga akhirnya berkecimpung dijalan dakwah. Bahagia 😄 sedih 😔 bersyukur 😇 terharu ☺ pengen nangis 😭 pokoknya campur aduk yang gue rasain disini, dijalan ini, dijalan cinta para pejuang.

Gue Alif, gue mahasiswa aktif yg bentar lagi lulus kuliah dan akan terus belajar untuk memperbaiki diri dalam menggapai ridho-Nya.

Alfabet of Life, inilah hidup yang benar-benar hidup. Inilah pengorbanan yang benar-benar pengorbanan. Inilah perjuangan yang benar-benar perjuangan. Inilah cinta yang benar-benar cinta. Gue Alif dan gue jatuh cinta dengan dakwah. Karena gue menemukan-Nya disini.

Allahu Akbar!!!
Allahu Akbar!!!
Allahu Akbar!!!

Senin, 11 Januari 2016

Tugas Etika Bisnis ke-3

Artikel Kasus Pelanggaran Etika Bisnis

1.1 Artikel Kasus Pelanggaran Etika Bisnis
Telkomsel Diduga Lakukan Manipulasi dalam Iklan Talkmania

Telkomsel diduga melakukan manipulasi dalam program “Talkmania” dengan tetap menarik pulsa pelanggan meski keutamaan dalam program itu tidak diberikan.
Salah seorang warga Kota Medan, Mulyadi (37) di Medan, Selasa, mengatakan, dalam iklannya, Telkomsel menjanjikan gratis menelepon ke sesama produk operator selular itu selama 5.400 detik (90 menit -red).
Untuk mendapatkan layanan itu, pulsa pelanggan akan dikurangi Rp3 ribu setelah mendaftar melalui SMS “TM ON” yang dikirim ke nomor 8999 terlebih dulu.Namun, pelanggan sering merasa kecewa karena layanan itu selalu gagal dan hanya dijawab dengan pernyataan maaf disebabkan sistem di operator selular tersebut sedang sibuk serta disuruh mencoba lagi.Tapi pulsa pelanggan tetap dikurangi, dan apabila terus dicoba tetap juga gagal, sedangkan pulsa terus dikurangi, katanya.
Warga Kota Medan yang lain, Ulung (34) mengatakan, penggunaan layanan Talkmania yang diiklankan Telkomsel itu seperti “berjudi”. “Kadang-kadang berhasil, kadang-kadang gagal, namun pulsa tetap ditarik,” katanya.
Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK), Farid Wajdi, SH, MHum mengatakan, layanan iklan Telkomsel itu dapat dianggap manipulasi karena terjadinya “misleading” atau perbedaan antara realisasi dengan janji.
Pihaknya siap memfasilitasi dan melakukan pendampingan jika ada warga yang merasa dirugikan dan akan menggugat permasalahan itu secara hukum.Secara sekilas, kata Farid, permasalahan itu terlihat ringan karena hanya mengurangi pulsa telepon selular masyarakat sebesar Rp3 ribu.Namun jika kejadian itu dialami satu juta warga saja dari sekian puluh juta pelanggan Telkomsel, maka terdapat dana Rp3 miliar yang didapatkan operator selular itu dari praktik manipulasi iklan tersebut.
Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) perlu rena iklan operator selular selama ini sering menjebak, saling menjatuhkan dan tidak memiliki aturan yang jelas, katanya.
Humas Telkomsel Medan, Weni yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap nomor pelanggan yang merasa dirugikan dalam layanan Talkmania tersebut.
“Namun, Telkomsel telah ‘merefine’ atau mengembalikan kembali pulsa nomor-nomor (handpone) yang gagal itu,” katanya
                                                               
1.2 Pembahasan Masalah
Terjadinya perbuatan tercela dalam dunia bisnis tampaknya tidak menampakan kecenderungan tetapi sebaliknya, makin hari semakin meningkat. Tindakan mark up, ingkar janji, tidak mengindahkan kepentingan masyarakat, tidak memperhatikan sumber daya alam maupun tindakan kolusi dan suap merupakan segelintir contoh pengabdian para pengusaha terhadap etika bisnis. Kasus telkomsel diatas merupakan salah satu tindakan ingkar janji karena tetap mengurangi pulsa pelanggan sedangkan fasilitas talkmania tidak diterima oleh pelanggan.
Secara sederhana etika bisnis dapat diartikan sebagai suatu aturan main yang tidak mengikat karena bukan hukum. Tetapi harus diingat dalam praktek bisnis sehari-hari etika bisnis dapat menjadi batasan bagi aktivitas bisnis yang dijalankan. Etika bisnis sangat penting mengingat dunia usaha tidak lepas dari elemen-elemen lainnya. Keberadaan usaha pada hakikatnya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bisnis tidak hanya mempunyai hubungan dengan orang-orang maupun badan hukum sebagai pemasok, pembeli, penyalur, pemakai dan lain-lain.
Sebagai bagian dari masyarakat, tentu bisnis tunduk pada norma-norma yang ada pada masyarakat. Tata hubungan bisnis dan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan itu membawa serta etika-etika tertentu dalam kegiatan bisnisnya, baik etika itu antara sesama pelaku bisnis maupun etika bisnis terhadap masyarakat dalam hubungan langsung maupun tidak langsung. Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain ialah

1.   Pengendalian diri
2.      Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan Komisi)
3.   Mampu menyatakan yang benar itu benar. Artinya, jika pihak telkomsel benar mengadakan
4.      Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama.
Perubahan perdagangan dunia menuntut segera dibenahinya etika bisnis agar tatanan ekonomi dunia semakin membaik. Langkah apa yang harus ditempuh? Didalam bisnis tidak jarang berlaku konsep tujuan menghalalkan segala cara. Bahkan tindakan yang berbau kriminal pun ditempuh demi pencapaian suatu tujuan. Kalau sudah demikian, pengusaha yang menjadi pengerak motor perekonomian akan berubah menjadi binatang ekonomi.
Terjadinya perbuatan tercela dalam dunia bisnis tampaknya tidak menampakan kecenderungan tetapi sebaliknya, makin hari semakin meningkat. Tindakan mark up, ingkar janji, tidak mengindahkan kepentingan masyarakat, tidak memperhatikan sumber daya alam maupun tindakan kolusi dan suap merupakan segelintir contoh pengabdian para pengusaha terhadap etika bisnis.
Secara sederhana etika bisnis dapat diartikan sebagai suatu aturan main yang tidak mengikat karena bukan hukum. Tetapi harus diingat dalam praktek bisnis sehari-hari etika bisnis dapat menjadi batasan bagi aktivitas bisnis yang dijalankan. Etika bisnis sangat penting mengingat dunia usaha tidak lepas dari elemen-elemen lainnya. Keberadaan usaha pada hakikatnya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bisnis tidak hanya mempunyai hubungan dengan orang-orang maupun badan hukum sebagai pemasok, pembeli, penyalur, pemakai dan lain-lain.
Sebagai bagian dari masyarakat, tentu bisnis tunduk pada norma-norma yang ada pada masyarakat. Tata hubungan bisnis dan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan itu membawa serta etika-etika tertentu dalam kegiatan bisnisnya, baik etika itu antara sesama pelaku bisnis maupun etika bisnis terhadap masyarakat dalam hubungan langsung maupun tidak langsung.
Dengan memetakan pola hubungan dalam bisnis seperti itu dapat dilihat bahwa prinsip-prinsip etika bisnis terwujud dalam satu pola hubungan yang bersifat interaktif. Hubungan ini tidak hanya dalam satu negara, tetapi meliputi berbagai negara yang terintegrasi dalam hubungan perdagangan dunia yang nuansanya kini telah berubah. Perubahan nuansa perkembangan dunia itu menuntut segera dibenahinya etika bisnis. Pasalnya, kondisi hukum yang melingkupi dunia usaha terlalu jauh tertinggal dari pertumbuhan serta perkembangan dibidang ekonomi. Jalinan hubungan usaha dengan pihak-pihak lain yang terkait begitu kompleks. Akibatnya, ketika dunia usaha melaju pesat, ada pihak-pihak yang tertinggal dan dirugikan, karena peranti hukum dan aturan main dunia usaha belum mendapatkan perhatian yang seimbang.
Salah satu contoh yang selanjutnya menjadi masalah bagi pemerintah dan dunia usaha adalah masih adanya pelanggaran terhadap upah buruh. Hal lni menyebabkan beberapa produk nasional terkena batasan di pasar internasional. Contoh lain adalah produk-produk hasil hutan yang mendapat protes keras karena pengusaha Indonesia dinilai tidak memperhatikan kelangsungan sumber alam yang sangat berharga

1.3 KESIMPULAN
Pelanggaran etika bisnis itu dapat melemahkan daya saing hasil industri dipasar internasional. Ini bisa terjadi sikap para pengusaha kita. Lebih parah lagi bila pengusaha Indonesia menganggap remeh etika bisnis. Kecenderungan makin banyaknya pelanggaran etika bisnis membuat keprihatinan banyak pihak. Pengabaian etika bisnis dirasakan akan membawa kerugian tidak saja buat masyarakat, tetapi juga bagi tatanan ekonomi nasional. Disadari atau tidak, para pengusaha yang tidak memperhatikan etika bisnis akan menghancurkan nama mereka sendiri dan negara.
Secara sederhana etika bisnis dapat diartikan sebagai suatu aturan main yang tidak mengikat karena bukan hukum. Tetapi harus diingat dalam praktek bisnis sehari-hari etika bisnis dapat menjadi batasan bagi aktivitas bisnis yang dijalankan. Etika bisnis sangat penting mengingat dunia usaha tidak lepas dari elemen-elemen lainnya. Keberadaan usaha pada hakikatnya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bisnis tidak hanya mempunyai hubungan dengan orang-orang maupun badan hukum sebagai pemasok, pembeli, penyalur, pemakai dan lain-lain.
Sebagai bagian dari masyarakat, tentu bisnis tunduk pada norma-norma yang ada pada masyarakat. Tata hubungan bisnis dan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan itu membawa serta etika-etika tertentu dalam kegiatan bisnisnya, baik etika itu antara sesama pelaku bisnis maupun etika bisnis terhadap masyarakat dalam hubungan langsung maupun tidak langsung.
Telkomsel melakukan manipulasi dalam iklan talkmania pelanggan telkomsel merasa telah di rugikan karena pihak telkomsel menjanjikan gratis menelepon ke sesama produk operator selular itu selama 5.400 detik, Tetapi hal itu tidak terlaksana. Pelanggan merasa kecewa karena setelah di coba hal itu selalu gagal dan mengurangi pulsa para pelanggan itu sendiri, Dengan kata lain pelanggan merasa di rugikan.
1.4  SARAN
 Bagi setiap perusahaan yang menjalankana suatu usaha atau bisnis diharapkan menerapkan suatu etika dalam perusahaannya. Karena untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh. Biasanya dimulai dari perencanaan strategis , organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang andal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekwen.
Jangan menganggap remeh suatu etika bisnis itu karena etika tersebut sangat penting bagi kemajuan perusahaan itu sendiri. Tanpa adanya suatu etika dalam bisnis mungkin perusahaan tidak akan bertahan lama karena akan menghancurkan nama baik perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu wajib bagi semua perusahaan untuk menerapkan suatu etika bisnis dalam perusahaannya.
Khusus bagi perusahaan Telkomsel jangan menjanjikan sesuatu yang belum terlaksana karena akan membuat para pelanggan menjadi tidak percaya lagi. Tindakan yang tidak etis, bagi perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen atau masyarakat dan akan sangat kontra produktif, misalnya melalui gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi. Hal ini akan dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan. Sedangkan perusahaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika pada umumnya perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaan tidak mentolerir tindakan yang tidak etis misalnya diskriminasi dalam sistem remunerasi atau jenjang karier. Perusahaan yang menjalankan ushanya dengan didukung suatu etika bisnis akan lebih berkembang dari pada perusahaan yang tidak memiliki suatu etika berbisnis apa-apa. Oleh karena itu suatu etika berbisnis sangat penting dalam menjalankan suatu usaha.

sumber :
http://pelangianggita.blogspot.com/2012/01/contoh-pelanggaran-kasus-kode-etik.html

Tugas Etika Bisnis ke-2

Pengaruh Etika Bisnis Terhadap Kejahatan Korporasi dalam Lingkup Kejahatan Bisnis

Oleh : Elfina Lebrune S, Universitas Surabaya

Perkembangan korporasi pada permulaan jaman modern dipengaruhi oleh bisnis perdagangan yang sifatnya makin kompleks. Pertumbuhan korporasi di tanah air semakin meningkat dalam berbagai usaha. Berbagai produk dan jasa dihasilkan dalam jumlah besar, begitu pula ribuan dan bahkan jutaan orang terlibat dalam kegiatan korporasi. Dengan memasarkan produknya, maka korporasi sekaligus mempengaruhi dan ikut menentukan pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa, sebab dalam kenyataannya bukan produsen yang harus menyesuaikan permintaan konsumen, akan tetapi justru sebaliknya konsumen yang akan menyesuaikan kebutuhannya dengan produk – produk yang dihasilkan oleh korporasi. Perkembangan yang pesat dari korporasi ini terutama dipengaruhi oleh perubahan dan perkembangan masyarakat itu sendiri, yakni perkembangan masyarakat agraris ke masyarakat industri dan perdagangan (internasional) pada dasawarsa terakhir ini.
Pertumbuhan korporasi di tanah air semakin meningkat dalam berbagai usaha. Berbagai produk dan jasa dihasilkan dalam jumlah besar, begitu pula ribuan dan bahkan jutaan orang terlibat dalam kegiatan korporasi. Dengan memasarkan produknya, maka korporasi sekaligus mempengaruhi dan ikut menentukan pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa, sebab dalam kenyataannya bukan produsen yang harus menyesuaikan permintaan konsumen, akan tetapi justru sebaliknya konsumen yang akan menyesuaikan kebutuhannya dengan produk-produk yang dihasilkan oleh korporasi.
Indonesia saat ini dilanda kriminalitas kontemporer yang mengancam lingkungan hidup, sumber energi dan pola-pola kejahatan di bidang ekonomi seperti kejahatan Bank, kejahatan komputer, penipuan terhadap konsumen berupa barang-barang produksi kualitas rendah yang dikemas indah dan dijajakan lewat iklan besar-besaran dan berbagai pola kejahatan korporasi lainnya. Modus operandi yang digunakan untuk melakukan kejahatan tersebut dahulu tidak dikenal dan tidak pernah dipikirkan oleh para pelaku kejahatan, namun saat ini menjadi suatu “trend” modus kejahatan.
Kesimpulan:
Sektor korporasi yang mampu berperan positif bagi pembangunan nasional adalah sektor korporasi yang merupakan aset nasional dan bukan korporasi yang hanya menjadi beban dan parasit masyarakat. Kelompok sektor korporasi ini adalah kelompok yang patuh etika bisnis, misalnya patuh pada tata kelola korporasi yang baik, taat pada aturan main persaingan bisnis yang sehat, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan kata lain, peran positif terhadap pembangunan nasional ini menunjuk pada korporasi yang mampu mempraktekkan prinsip etika bisnis dan juga prinsip good corporate governance dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.
Perusahaan yang ingin mencatat sukses dalam bisnis membutuhkan 3 (tiga) hal pokok, yakni: produk yang baik dan bermutu, manajemen yang mulus dan etika. Produk yang baik serta manajemen yang mulus merupakan hal yang dapat dicapai dengan memanfaatkan seluruh perangkat ilmu dan teknologi modern, serta memakai ilmu ekonomi dan teori manajemen, sedangkan perhatian terhadap etika dalam bebrbisnis masih sangat minim atau dapat dikatakan tidak mendapatkan perhatian yang serius.
Pembaharuan hukum dapat menciptakan insentif atau dorongan bagi publik untuk ikut memperhatikan perilaku korporasi. Dalam hal ini, masyarakat sebagai stakeholder dari korporasi dapat pula menjadi sarana pengawasan terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh korporasi.

Sumber referensi:https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0CB4QFjAA&url=http%3A%2F%2Fejournal.undip.ac.id%2Findex.php%2Fforum%2Farticle%2Fdownload%2F3160%2F2836&ei=aTtOVNXYFMHN8gX9_IHYBQ&usg=AFQjCNHC5X7EX68eVzpSIbUrjZ4irJk__w&bvm=bv.77880786,d.dGc

Tugas Etika Bisnis ke-1

MENJALANKAN BISNIS SECARA ETIS DAN BERTANGGUNG JAWAB

Setia Budhi Wilardjo Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang


Etika merupakan keyakinan mengenai tindakan yang benar dan yang salah, atau tindakan yang baik dan yang buruk, yang mempengaruhi hal lainnya. Nilai-nilai dan moral pribadi perorangan dan konteks sosial menentukan apakah suatu perilaku tertentu dianggap sebagai perilaku yang etis atau tidak etis. Dengan kata lain, perilaku etis merupakan perilaku yang mencerminkan keyakinan perseorangan dan norma-norma sosial yang diterima secara umum sehubungan dengan tindakan-tindakan yang benar da baik. Perilaku tidak etis adalah perilaku yang menurut keyakinan perseorangan dan norma-norma sosial dianggap salah atau buruk. Etika bisnis adalah istilah yang biasanya berkaitan dengan perilaku etis atau tidak etis yang dilakukan oleh manajer atau pemilik suatu organisasi (Ricky W. Griffin dan Ronald J. Ebert, 2007).
Agar dapat menilai suatu etika perilaku secara lebih mendalam, kita membutuhkan perspektif yang lebih kompleks. Untuk mengilustrasikan perspekitf itu, mari kita tinjau dilema yang umum dihadapi para manajer mengenai laporan pengeluaran mereka. Perusahaan secara rutin menyediakan dana untuk pengeluaran yang berkaitan dengan kerja – biaya hotel, makan, sewa mobil, atau taksi – apabila mereka melakukan perjalanan bisnis atau menjamu klien untuk tujuan bisnis. Para karyawan diharapkan mengklaim hanya untuk pengeluaran yang akurat dan berkaitan dengan pekerjaannya.
Tanggung jawab sosial adalah sebuah konsep yang berhubungan, namun merujuk pada seluruh cara bisnis berupaya menyeimbangkan komitmennya terhadap kelompok dan pribadi dalam lingkungan sosialnya. Kelompok dan individu itu sering kali disebut sebagai pihak yang berkepentingan dalam organisasi. Mereka adalah kelompok, orang, dan organisasi yang dipengaruhi langsung oleh praktek-praktek suatu organisasi dan, dengan demikian, berpentingan terhadap kinerja organisasi itu. Pihak-pihak utama yang berpentingan dalam Korporasi yaitu: Karyawan, Investor, Komunikasi Lokal, Pelanggan, Pemasok.
Dalam penerapan etika dan tanggung jawab sosial tentu juga berkaitan dengan kebiasaan hidup kita sehari-hari. Membuang limbah sembarangan ke laut, berbuat curang dan berbohong merupakan perilaku yang tidak baik untuk ditiru dan akan berhadapan dengan kebiasaan dan hukum yang berlaku di suatu negara khususnya di Amerika Serikat dalam artikel ini. Dalam kasus pembuangan limbah di laut perlu memperhatikan masalah lingkungan secara keseluruhan karena bisa merusak ekosistem di laut dan membunuh binatang laut. Sedangkan dalam kasus akuntabilitas bisnis ImClone yang melibatkan Martha Stewart dan Samuel Waksal, ketidakjujuran dan kecurangan mereka dalam berbisnis berakibat keduanya masuk penjara federal dalam waktu yang cukup lama.

Sumber: Jurnal Fak Ekonomi Univ Muhammadiyah Semarang

Kamis, 02 Juli 2015

#SyiarDenganSyair

Ketika syair bicara....
Melalui goresan tinta
Pada selembar kertas putih diatas meja
Menyusun bait demi bait senandung cinta
Mengeja kata-kata indah untuk memuja Sang Pencipta


Teruslah berkarya wahai penyair muda
Menyeru kepada kebenaran agama
Mewarnai jalan dakwah yang penuh rimba
Meniti perjalanan jihad sang pujangga

jemaripun menari riang gembira
berdansa bersama sang pena
meninggalkan jejak istimewa
indah nian kata demi kata tercipta

Mengharmonisasikan tiap tetes tinta
dengan jiwa yang menggelora
berekspresi dengan aksara
menciptakan keindahan dalam membaca

tak lupa bersyukur atas karunia-Nya
karena berkat rahmat-Nya yang tak terhingga
Allah memberikan keindahan bagi kita
untuk terus belajar dan berkarya
insya Allah hingga usia senja

pasukan pujangga ?
mendengarnya mulut sedikit ternganga
aduhai adinda
sebutan apakah itu semua ?

sesendok tawa dalam panggilanya
manis gula dalam hanyutan tintanya
duhai minuman manis yang selalu berusaha menyegarkan hati penikmatnya
semoga goresanmu akan membekas di setiap sisi gelas dan hati peminumnya.
Semoga menjadi pendekat dengan RabbNya.

Pasukan pujangga…..
Syiar kita akan penuh warna dengan diorama rangkaian kata
Yang tersusun syarat makna

Tanamkanlah dalam jiwa
Allah adalah tujuan utama
Nabi Muhammad tauladan pertama
Kitab Al-Qur’an pedoman syair kita
Sehingga menjelmalah maha karya penyair muda
Insyaallah memberi manfaat untuk sesama

tentulah sebutan sang prajurit pena
yang bersenandung di atas pelana
sambil menikmati dunia yang fana
menjalani segalanya penuh rencana
mengikuti Al-Quran dan As-Sunna
untuk menggapai tempat tertinggi disana
janna

inilah goresan tinta pujangga,
yg selalu berdoa agar dapat terjaga,
semoga terlindung dari kata-kata dusta,
yg biasa hinggap di hati para pecinta.

simfoni-simfoni doa terus berlanjut,
dalam malam yang kian larut,
sambil gemetar kaki ini berlutut,
semoga pena ini tak akan pernah menjadi butut,
 apalagi sampai harus dibubut.

kini, pujangga semakin larut dalam doanya,
meminta kebaikan untuk semua manusia di dunia,
kebaikan dalam setiap langkah-langkahnya,
dalam menapaki jalan terjal dan berbatu yang menghalaunya.

Perjuangan kita tak akan pernah surut
Biarkan malam yang semakin larut
Mari singsingkanlah selimut
Jangan kalah dengan dzikir semut-semut
Dakwah ini akan terus berlanjut
Hanya terhentikan oleh maut

biar malam semakin larut
mata semakin kelut
wajahpun menjadi keriput
karena laparnya sang perut

tak perlu takut
akan setan yang menghasut
selama dzikir tak luput
dan doa yang terbalut
Bismikallahuma ahya wabismika amut

Rabbana atina fiddunya hasana
wa fil akhiroti hasana
waqina 'adzabannar..

Aamiin


Pasukan Pujangga Faris
2013